logo Abah portfolio

  • Lahir :
    12 Januari 1943 / 05  Muharam 1362
    Wafat: 10 Oktober 2008 / 10  Syawal 1430

    Abah Didi dilahirkan, dari orangtua Bapak Raden Emor Djajadinata dan Ibu Aty dengan nama "RADEN YAMADIPATI" dan panggilan Raden Didi Djajadinata

    Tahun 1961-1962:

  • Menyelesaikan Sekolah di SPMA Bogor


    Tahun 1963 – 1964:
    Berwiraswata di bidang tembakau di Kota Djombang, Kediri. Jawa Timur.


    Tahun 1965:
    Dimulai perubahan hidup dari Abah Didi, yang tadinya bercita-cita menjadi pengusaha tembakau akan berubah menjadi seorang Kyai terkenal nantinya.


    Pada suatu malam, Abah Didi sedang tidur di Gudang Tembakau, bermimpi bertemu dengan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, yang memerintahkan untuk meninggalkan kehidupan yang sekarang, dan mulai mengikuti kehidupan yang akan dibimbing oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam sendiri. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam menunjuk Abah Didi harus pergi ke arah Kediri untuk mulai kehidupan tersebut.


    Setelah Abah Didi berjalan ke arah kota Kediri, beliau diterima di depan Pondok Pesantren Jampes, Kediri oleh Kyai Mukhsin (alm), yang sudah bertahun-tahun tidak pernah ke luar halaman pondok pesantren. Kurang lebih 6 bulan, Abah Didi diajar oleh dua orang guru pada Pondok Pesantren Jampes, yaitu: Kyai Mukhsin (alm) sendiri, dan Kyai Baji (Gus Baji, yang pada waktu itu menurut murid-murid dan guru-guru "Jampes", beliau sudah "Tilem").


    Nama Abah Didi dirubah/ditambah menjadi "Abdullah Ibnu Mas'ud". Abah Didi hanya efektif belajar selama 5 bulan tetapi menurut guru-guru "Jampes", beliau setara belajar seperti 5 (lima) tahun.

    Abah Didi sudah hafal Al-Qur'an dan memiliki "Ilmu Laduni".


    Tahun 1966
    Abah Didi kembali ke Sukabumi dan Abah Didi harus mencari seorang guru di Sukabumi untuk pendidikan selanjutnya.


    Tahun 1967
    Abah Didi menemukan guru yang diperintahkan oleh Kyai Baji untuk dicari, beliau adalah "Syekh Abdul Qodir As Syafei Al Ashari" yang bermukim di Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat dan Medinah, Saudi Arabia.


    Tahun 1969
    Syekh Abdul Qodir As Syafei Al Ashari "Tilem".


    Tahun 1973
    Abah Didi mulai mengajar, membuka perguruan "Miftahul Huda", di Rindu Alam, Jalan Selabintana Km. 3 Sukabumi.


    Tahun 1984
    Perguruan Miftahul Huda Abdullah Ibnu Mas'ud (Abah Didi) pindah ke Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung. Sukabumi 12,5 km dari Sukabumi ke arah Sagaranten.